~ Surya ~ panah kusut tergolek rusuh mengurung asa tak capai pucuk kelabu kian gulita menyesak pilu menarik runyam berbaur desus terikat artikel menusuk luka anggun Surya menorehkan kisah lusuh pahit yang menyela gusarnya gemuruh menyisakan luka raga yang merapuh lonceng abadi mengepak hancur tak ada sisa tuk kisah berlanjut lelah, terhenti di air mata yang bergelut sendiri di pelukan setoreh nisan bisu
Saturday, July 9, 2011
- word 6 -
Published :
12:15 PM
Author :
Rifda Maulina
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
About Me
My Friends ...
what time is it now ??
Popular Read
-
Awal tak berdesir kasar... Ia melambai lembut... Ia mengelus dengan lunglai... Ia mengendus dan menempel... Namun, bak es terselimuti...
-
sebuah ketetapan pemerintah untuk mengadakan kelas akselerasi . berbagai tes dan penyaringan dilewati untuk masuk ke lingkup dunia itu . sul...
-
ahh, jujur aja .. memang ini kesempatan yang aku tunggu-tunggu . kesempatan buat kumpul-kumpul bareng sama anak reguler . tapi nyatanya ?? ...
-
meremeh itu pantang terlaku karena ia picik dan tak siap berlabuh Zaman galau teriring dengan zaman egoisme. Berjalan dengan dada yan...
-
~ Memori ~ daun pagi tegarkan risau cemara udang mengalun bisu diam tak raup riwayat lama jauh terhalang putaran waktu namun, memori berpara...
-
~ Cahaya ~ kau cahaya karam yang memilukan beri secercah tawa tenangkan pilu sementara saja kisah girang teraut sekarang, esok, selamanya lu...
-
~ Hati ~ pucuk sadarku terlampaui ganas surut juang kinerja organ lemah raga mengunci kuasa gerakku pandanganku kosong mengernying lihat kau...
-
Cerita gadis remaja yang tlah mulai belajar tentang dunia. Ditulisnya dalam sebuah memo usang dan berdebu. Bunda, Ayah... aku ingin men...
-
Time !! Please, let me go back .. Dont go swiftly !! Stay in here with me ..
-
Anyir darah semangat nampak muluk di udara Pesat dan riuh akan gelora yang membara Cemaran udara itu meracuni generasi muda Seketika...


0 comments:
Post a Comment